Selasa, 07 Desember 2010

Telur Omega-3 dan Telur Rendah Kolesterol

Munculnya telur omega-3 dan telur rendah kolesterol menimbulkan minat bagi para konsumen meskipun harganya 2-3 kali lipat. Sebenarnya telur (ayam) merupakan bahan pangan sehat dan bergizi tinggi, namun mengapa masih direkayasa? Menurut daftar komposisi bahan makanan, Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI telur mengandung 162 kalori, 12,8g protein, 11,5g lemak, 0,7g karbohidrat, 900 SI vitamin A dan 0,1g vitamin B1.

Telur hasil rekayasa ini biasanya dijadikan untuk taktik bisnis belaka. Agar tidak terkecoh, konsumen pun mesti waspada. Lebih-lebih terhadap produk yang tidak disertai daftar kandungan zat makanan. Sebab, secara fisik sulit dibedakan antara telur “biasa” dengan telur hasil rekayasa. Warna kuning telur hasil rekayasa yang memang tampak lebih tua daripada telur “biasa” bukan jaminan bahwa telur tersebut berkandungan omega-3.

Kenapa dicari?

Bukan tanpa alasan bila sebagian orang meminati telur omega-3. Omega-3 merupakan asam lemak esensial. Artinya, asam lemak omega-3 sangat dibutuhkan oleh tubuh. Karena tubuh tidak bisa membuatnya, maka harus dipasok lewat makanan.

Penemuan omega-3 sebenarnya berawal dari pengamatan oleh ahli terhadap masyarakat Eskimo. Mereka yang tinggal di kawasan kutub itu diketahui tidak berpenyakit jantung. Sementara orang Eskimo yang tinggal di luar kawasan kutub (misal, di Denmark), banyak yang terserang penyakit jantung.

Kenapa bisa begitu? Jawabannya berkaitan dengan pola makan. Makanan utama masyarakat Eskimo di kawasan kutub sana adalah ikan mentah. Setelah dianalisis, ikan yang mereka makan mengandung asam lemak eikosatinpanoat (EPA), yang kemudian disebut asam lemak omega-3 itu. Penelitian pun berlanjut, untuk mengetahui peranan unsur itu terhadap kesehatan jantung.

Hasilnya, asam lemak omega-3 terbukti mempunyai pengaruh yang baik terhadap tubuh. Orang yang mengkonsumsi omega-3, keping-keping darahnya (platelet) tidak mudah pecah ataupun menggumpal. Asam lemak omega-3 menjadikan dinding pembuluh darah (endotil) kuat, tidak rapuh, tidak mudah ditembus zat yang bisa memecahkan dinding pembuluh darah, dan tidak gampang mengkerut.

Asam lemak omega-3, menurunkan parameter biokimia sebagai faktor risiko aterosklerosis, seperti kolesterol, LDL, dan trigliserida. Asam lemak ini juga mampu memperbaiki tekanan darah ataupun menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Kelebihan lain adalah sebagai pencegahan penyakit jantung. Omega-3 juga mempengaruhi pembentukan enzim yang berperan pada kesembuhan penyakit jantung koroner. Pun meningkatkan daya tahan seluler otot jantung dalam menghadapi serangan jantung.

Bahkan ada yang menyebutkan omega-3 bisa mencegah diabetes, membuat mata menjadi lebih awas, meningkatkan kemampuan belajar dan mengingat, meningkatkan kekebalan tubuh, menghilangkan gejala penyakit radang sendi, menghilangkan gangguan tulang belakang dan otak (multiple sclerosis), serta menghambat pertumbuhan kanker.

Kadar asam lemak dalam plasma darah, juga berkaitan erat dengan mortalitas (angka kematian) akibat penyakit kardiovaskuler. Di Amerika, misalnya, mortalitas akibat penyakit kardiovaskuler mencapai 45%. Hal ini berkaitan dengan nilai rasio kadar asam lemak omega-6 berbanding omega-3 dalam darah tinggi, yakni 50. Di Jepang, nilai rasionya 12, angka kematian akibat penyakit kardiovaskuler 12%. Sementara masyarakat Eskimo, nilai perbandingannya cuma 1, dan mortalitas akibat penyakit kardiovaskuler 7%.

Di sini tampak makin kecil nilai rasio omega-6 berbanding omega-3 dalam plasma, makin kecil pula angka mortalitas akibat penyakit kardiovaskuler pada populasi itu.

Pemberian telur omega-3 sebanyak 2 butir/hari selama sebulan, belum menunjukkan perubahan kolesterol dan trigliserida, juga HDL dan LDL, tapi mengubah kadar asam lemak dalam plasma darah. Sebutir telur omega-3 berisi asam lemak omega-3 (618 mg), dan asam lemak omega-6 (999 mg), seperti yang tercantum pada kemasan telur yang diperdagangkan.

Sedangkan telur rendah kolesterol dianggap kurang “bermanfaat”. Telur kolesterol rendah hanya mengurangi masukan kolesterol dari luar, dan tidak mengurangi kolesterol dalam tubuh. Terhadap produk berlabel “tanpa kolesterol”, konsumen seharusnya berhati-hati. Contoh, minyak nonkolesterol. “Minyak goreng bisa dipastikan tidak mengandung kolesterol, tapi ia mengandung asam lemak yang bisa berubah menjadi kolesterol di dalam tubuh.

sumber : intisari

Senin, 06 Desember 2010

Telur Ayam Kampung Lebih Bergizi

Konsumsilah telur ayam kampung, alih-alih ayam ras. Para peneliti dari Pennsylvania State University mengatakan, ayam kampung menghasilkan telur dengan nutrisi esensial yang lebih tinggi, bila dibandingkan dengan ayam ras. Kandungan vitamin E-nya dua kali lipat lebih banyak, dan lemak omega-3-nya 2,5 kali lebih unggul. Semua itu penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh, fungsi penglihatan, fungsi otak, hingga kesehatan jantung kita.

Limpahan gizi telur ayam kampung ini disebabkan oleh kondisi ayam yang menghasilkan telur tersebut. Tidak seperti ayam negeri yang diternakkan di dalam kandang, ayam kampung diternakkan dengan membiarkannya berkeliaran di udara terbuka. Oleh karenanya, ayam kampung mendapat bahan makanan alami, seperti biji-bijian, tanaman hijau, serangga, dan cacing. Berada di ruang terbuka juga memungkinkan ayam kampung untuk mendapatkan udara bersih dan cukup sinar matahari.

Selain vitamin E dan asam lemak omega-3 yang lebih banyak, telur ayam kampung juga memiliki kolesterol 1/3 lebih sedikit, lemak jenuh 1/4 lebih sedikit, vitamin A yang 2/3 lebih banyak, dan beta karoten tujuh kali lebih banyak. Kandungan beta karoten yang lebih banyak inilah yang menyebabkan kuning telurnya terlihat lebih gelap. Kemudian, vitamin D-nya juga tiga sampai enam kali lebih banyak.

Karena vitamin E dan D, omega-3, serta setengah dari protein pada telur ini didapatkan dari kuning telurnya, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi bagian lezat dari telur ini. Kuning telur juga mengandung lecithin, yang bersama omega-3 akan berfungsi menyeimbangkan kadar kolesterol dan lemak jenuhnya. Tentu, selama Anda tidak berlebihan mengonsumsinya, Anda akan mendapatkan manfaat kesehatannya dengan maksimal.

Sumber : Kompas (2010)

Untuk Bayi, Pilihlah Ayam Kampung

Daging ayam menjadi salah satu favorit para ibu sebagai campuran makanan pendamping ASI. Akan tetapi, sebaiknya Anda memilih ayam kampung, bukan ayam negeri. Pasalnya meski dari sudut gizinya sama saja, namun makanan ayam negeri dan kampung berbeda.
"Makanan ayam kampung masih alamiah, sedangkan makanan ayam negeri sudah diberi suplemen dan bermacam-macam hormon. Nah, hormon-hormon tersebut akan disimpan dan terakumulasi atau menumpuk di dalam tubuhnya," kata dr. Dadang Primana, MSc, SpGZ, SpKO.

Jadi, bila bayi diberikan ayam negeri, secara tak langsung pakan yang disuntikkan pada ayam negeri akan termakan juga oleh bayi. "Bayi seperti mengkonsumsi makanan yang mengandung zat aditif secara langsung saja," lanjut Dadang.

Adapun yang dimaksud zat aditif ialah zat tambahan pada makanan yang membuat makanan menjadi lebih enak, beraroma lebih harum atau yang membuat makanan lebih tahan lama. Jikapun Bapak dan Ibu ingin si kecil diberikan ayam negeri, menurut Dadang, boleh saja. "Tapi jangan terlalu sering, ya," pesannya. Yang jelas, kalau mau aman, sebaiknya, sih, berikan ayam kampung saja.

Sedangkan telur ayam, setelah bayi berusia 6 bulan dapat diberikan kuning telur karena kuning telur mengandung protein yang tinggi. Namun frekuensi pemberiannya tak perlu setiap hari, lebih baik seminggu sekali. Pasalnya, kuning telur mengandung kolesterol yang tinggi. "Kalau terlalu sering diberikan pada bayi, dikhawatirkan setelah dewasa nanti tingkat kolesterolnya akan tinggi," tutur Dadang.

Sedangkan putih telur, pada prinsipnya boleh diberikan. Namun sebelumnya, Bapak dan Ibu perlu tahu dulu, apakah si kecil memiliki riwayat alergi. Soalnya, putih telur dapat memicu reaksi alerginya.

"Putih telur mengandung suatu jenis protein yang tak dapat berubah menjadi asam amino sehingga dapat terserap dalam darah. Inilah yang dapat memicu reaksi alergi," terang Dadang.

Tak demikian halnya bila bayi normal mendapat ASI eksklusif hingga usia 4 bulan, pemberian putih telur pada usia 5 bulan ke atas tak jadi masalah. Soalnya, si bayi telah memperoleh zat anti bodi dari ASI. Namun demikian, frekuensi pemberiannya hendaknya tak terlalu sering, cukup seminggu sekali. Akan halnya hati ayam, menurut Dadang, tak berbeda dengan kuning telur.

Hati ayam merupakan sumber protein yang tinggi namun memiliki kolestrol yang tinggi. "Bayi tentu saja memerlukan kolesterol namun tak perlu banyak sehingga frekuensi pemberiannya cukup seminggu sekali saja." Memang, aku Dadang, kebanyakan ibu biasanya hanya mencampur nasi tim dengan hati ayam atau telur.

Padahal, nasi tim itu enggak apa-apa, kalau dicampur dengan ayam, daging giling, ataupun ikan. "Bahkan, kalau bayi mau diberi kaki ayam juga boleh, karena kaki ayam juga mengandung protein seperti halnya daging ayam." Tapi jangan lupa, agar menunya setiap hari berganti-ganti, beragam, dan bervariasi.

Sumber : Kompas (2010)

Rabu, 27 Oktober 2010


Pelaku bisnis perunggasan di Sumatera Selatan tak akan kesulitan lagi dalam mencari segala informasi terkait dengan unggas. Pasalnya PT. Cheil Jedang Superfeed Indonesia baru saja mendirikan Cheil Jedang (CJ) Costumer Centre pusat informasi harga bahan baku pakan dan hasil produksi ternak unggas.

Pendirian CJ Costumer Centre ini merupakan bentuk kepuedulian PT Cheil Jedang Superfeed Indonesia dalam membangun bisnis perunggasan di Indonesia, khususnya di Palembang, Sumsel. Melalui CJ Costumer Centre ini diharapkan pelaku bisnis dapat mengetahui segala macam bentuk informasi mengenai perunggasan “ Kata Presiden Direktur PT Cheil Jedang Superfeed Mr. SB Lee.

Melalui Dept. Head Of Sales PT.Cheil Jedang Superfeed Indonesia Timbul Sihombing, di Palembang.

Menurut beliau, pusat informasi perunggasan yang berada di jalan raya Palembang betung km 17, Kota Palembang ini, merupakan yang pertama di Sumatera dan kedua di Indonesia setelah di Kota Makasar. Selain dapat mengetahui informasi harga bahan baku pakan maupun harga telur, dan harga daging ayam, pelaku bisnis perunggasan juga dapat mengetahui perkembangan teknologi perunggasan yang bias langsung diaplikasi kan secara umum pada lingklungan peternakan.

Karena letaknya yang cukup strategis dan representatif maka CJ Costumer Centre ini bisa digunakan oleh para peternak sebagai tempat diskusi dan memecahkan masalah terkait dengan permasalahan ternak yang dihadapi,

Sedangkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya para peternak, manager farm, supervisor farm, dan operator kandang.

Di CJ Costumer Centre akanb diadakan pelatihan-pelatihan yang terprogram sesuai dengan kebutuhan para pelanggan.

Ketua asosiasi masyarakat peruggasan SumSel Ismaedi menambahkan CJ Costumer Centre ini merupakan pusat informasi, diskusi, maupun wadah bagi peternak untuk mengetahui segala macam informasi mengenai perunggasan.

Menurutnya informasi akurat mengenai perkembangan harga yang terkait dengan ramalan / trend mengenai jumlah pasokan dan permintaan hasil unggas tentunya sangat membantu para pelaku usaha perunggasan, untuk mengambil keputusan terbaik yang pada gilirannya memperkokoh fondasi usaha perunggasan Indonesia (Seputar Indonesia, 25 Oktober 2010).

Sabtu, 02 Oktober 2010

Cacing jantung di sekitar kita

Cacing jantung di sekitar kita
Hati-hati. . . . .



Pada tanggal 16 November 2005 di klinik dokter hewan praktek bersama Palembang ada laporan pasien mati mendadak dari seekor anjing Rotweiller tanpa diikuti gejala yang jelas dan bersifat akut. Dengan mengikuti prosedur pasien tersebut dilakukan otopsi dengan diagnosa akhir kematian disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah jantung sebelah kanan dan arteri pulmonalis dan didapatkan cacing jantung yang bergerombol dengan warna putih, bulat, langsing dan panjang antara 6 – 11 cm.

Keberadaan cacing jantung yang ditemukan pada anjing tersebut merupakan kekwatiran kita semua karena bagaimanapun cacing jantung bersifat zoonosis dan dapat menular kemanusia yang dikenal dengan nematoda zoonotik yaitu pada kasus human pulmonary dirofilariasis (HPD)(Frisby, 1997;Johnstone et al., 1997).

Cacing jantung menginfeksi inangnya dengan perantara gigitan vector nyamuk yang mengandung larva cacing setelah menghisap darah anjing terinfeksi. Jadi infeksi cacing jantung ditularkan secara langsung dari anjing ke anjing oleh nyamuk yang menghisap darah. Larva cacing jantung disebut mikrofilaria ikut peredaran darah dari anjing yang terinfeksi. Ketika ada nyamuk yang menghisap darah dari anjing itu, mikrofilaria ini juga ikut tercerna ditularkan keanjing lain yang kemudian diisap darahnya. Setelah masuk dalam aliran darah mikrofilaria bergerak dalam sirkulasi kealiran darah jantung , paru-paru dan pembuluh darah besar , disitu larva akhirnya berkembang menjadi cacing dewasa yang mulai menghasilkan mikrofilaria generasi berikutnya. Dalam inang yang baru dibutuhkan waktu 85 sampai 120 hari dari fase mikrofilaria sampai larva stadium 4 dan 5 dengan panjang 3.2 cm – 11 cm didalam jantung kanan dan arteri pulmonalis. Untuk menjadi cacing jantung yang sempurna membutuhkan waktu selama 5 – 8 bulan. Mikrofilaria pertama kali akan terlihat dalam peredaran darah perifer kira-kira 6 bulan setelah anjing terinfeksi.

Lebih dari 30 spesies nyamuk yang berbeda telah menunjukan kemampuan dalam pertumbuhan dan penyebaran dari cacing jantung ini. Jenis nyamuk yang mampu menularkan menularkan Dirofilaria immitis adalah Anopheles macullipennis Culek quinquefasciatus, Aedes aegypti, Armigeres subalbatus, Aedes sierrensis , Aedes triserria dan Aedes vexan

Tahap awal dari infeksi cacing jantung, seekor anjing akan menunjukan sedikit gejala, namun jumlah cacing ini kemudian dapat berkembang menjadi banyak dan dapat menyebabkan kerusakan pada pembungkus jantung dan menghalangi fungsi jantung dan fungsi paru-paru.

Anjing yang terinfeksi secara beransur-ansur akan kehilangan berat badan menjadi lesu dan mulai mudah lelah. Anjing ini akan mudah keserang bantuk yang sulit sembuh menjadi anemia dan perutnya biasanya terjadi oedema. Akhirnya anjing ini akan menderita kegagalan jantung sebelah kanan dan kolaps.

Bila anda pemilik dan penggemar anjing dan daerah anda sudah terjangkit penyakit jantung hendaknya anda harus hati-hati karena setiap saat anjing anda akan terancam akan serangan cacing jantung termasuk anda tentunya. Karena cacing jantung dapat menular kemanusia lewat perantara nyamuk. Kesimpulan yang sangat bijak adalah pemeriksakan darah anjing anda secara teratur, hal ini untuk memastikan terinfeksi tidaknya anjing anda tersebut. Diskusikan hal ini dengan dokter hewan untuk pengambilan langkah-langkah pengobatan berikutnya.

BIOGAS DARI KOTORAN SAPI
PENGGANTI GAS ELPIJI
YANG MUDAH MELEDAK.



Kabar Malam di TV ONE Senen tengah malam 13 Juli 2010 mengabarkan satu orang terkapar karena meledaknya kompor gas yang akan digunakan untuk masak didaerah Wonogiri Jawa Tengah. Salah satu gambaran akibat meledaknya tabung gas yang selama ini digalakkan pemerintah untuk mengganti minyak tanah yang digunakan untuk memasak sehari-hari warga Republik ini.
Sudah berapa ratus orang dan sudah berapa milyar kerugian yang diderita warga Republik tercinta ini sejak melaksanakan program pemerintah yang sangat mulia ini, apakah tidak ada solusi yang ramah dan menguntungkan?. Coba kita tengok bersama kebelakang bersama-sama.
Ada setitik kehidupan kalau kita mau menengok kebelakang. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut diatas. Salah satunya adalah Biogas skala rumah tangga dengan menggunakan kotoran sapi. Hanya dengan menggunakan 5 sampai 10 ekor kotoran sapi dewasa kita akan menghasilkan gas selama 8 jam perhari yang mampu menghasilkan panas api yang tidak beda jauh dengan gas elpiji yang kita gunakan sehari-hari yang penuh resiko meledak itu.

Cara pembuatan biogas dari kotoran sapi


PRINSIP KERJA
 Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan-bahan organik oleh mikroorganisme pada kondisi langka oksigen ( anaerob )
 Antara lain dari : FESES (Kotoran sapi , kotoran kambing, kotoran ayam atau kotoran rumah tangga), Sisa-sisa TUMBUH2AN,,(dengan kandungan C organik yang cukup)
 Biogas adalah gas tidak berwarna mudah terbakar dengan nyala warna biru bersih
 Komposisi : 60 % CH4 ( Methana ), 38 % CO2 ( Karbondioksida ), 2 % H2S, H2, O2 dan N2
 Lima sampai sepuluh ekor sapi dewasa bisa menghasilkan 8 jam gas /hari yang bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga baik untuk masak atau untuk menyalakan lampu untuk daerah-daerah yang belum ada listrik (PLN)
 Pembuatannya sangat mudah dan sangat ekonomis dan sangat membantu untuk daerah-daerah pedesaan yang terpencil yang jauh dari akses lintrik PLN atau distribusi gas elpiji
 Pengisian digester dilakukan tiap hari sampai menghasilkan gas
 Komponen dari biogas terdiri dari bak digester, tabung digester, tabung penampungan, pipa untuk menyalurkan gas dan kompor atau lampu.



Drh. Langgeng Priyanto
Staf dosen jurusan peternakan
Universitas Sriwijaya
Email. langgengp@yahoo.com

Minggu, 19 September 2010

CARA MUDAH MENETASKAN TELUR DENGAN MESIN TETAS

Untuk memacu tumbuhnya usaha peternakan unggas perlu adanya stimulus berupa sentuhan teknologi tepat dan mudah sehingga diterapkan oleh peternak. Dari sisi ketersediaan bibit, teknologi penetasan telur buatan dengan penggunaan mesin tetas telur sangat cocok diterapkan. Keunggulan teknologi ini adalah menghilangkan periode mengeram pada induk sehingga induk mampu menghasilkan telur lebih banyak selama hidupnya, selain itu anak ayam dapat di produksi dalam jumlah yang besar pada waktu yang bersamaan. Prinsip kerja dari mesin tetas ini adalah menciptakan situasi dan kondisi yang sama pada saat telur dierami oleh induk. Kondisi yang perlu diperhatikan adalah suhu dan kelembaban. Suhu optimal adalah 38-38,8o C atau 101o F. Kondisi suhu tersebut dapat direkayasa dengan penggunaan sumber panas listrik , kawat nikelin, maupun lampu minyak dan untuk kelembaban optimal digunakan air yang ditempatkan dalam mesin tetas.
Untuk memudahkan dalam menetaskan telur maka kita perlu memahami beberapa halm, diantaranya pemilihan/seleksi telur yang akan ditetaskan. Bila dilihat dari kondisi fisik telur yang dihasilkan dari kandang pembibitan, biasanya tidak semuanya bagus untuk ditetaskan. Oleh karena itu untuk mempertahankan daya tetas yang tinggi, telur-telur tidak memenuhi syarat sebagai telur tetas sebaiknya diafkir. Dengan kata lain, kita perlu mengadakan seleksi terhadap telur-telur yang dihasilkan. Seleksi telur pada umumnya didasarkan kepada :
1. Berat Telur
Untuk telur ayam ras, minimal beratnya sekitar 50 gram dan setinggitingginya 65 gram. Telur yang terlalu besar, biasanya kuning telurnya ganda dan tidak menetas walaupun dieramkan. Sebaliknya telur yang terlalu kecil, juga kurang menetas dengan baik. Untuk telur ayam buras/kampung berat optimal telur yang baik ditetaskan sekitar 35-40 gram
2. Bentuk Telur
Telur-telur yang bentuknya menyimpang dari keadaan normal, umumnya memiliki daya tetas yang rendah/kurang baik. Telur yang bentuknya normal yaitu telur yang mempunyai perbandingan antara panjang dan lebarnya 2 : 3.
3. Keutuhan Kulit Telur
Telur-telur yag dalam keadaan retak / pecah tetapi isi telur tidak keluar, tidak menetas dengan baik.
4. Kualitas Kulit Telur(kerabang)
Telur dengan kulit yang tipis, kulit telur lembek, keadaan perkapuran yang kurang merata, umumnya kurang menetas dengan baik. Tebal kulit telur yang normal berkisar antara 0,33 – 0,35 mm. telur dengan kerabang tipis memiliki daya tetas yang sangat rendah.
5. Warna Kulit Telur
Warna kulit telur sangat berpengaruh terhadap daya tetas telur. Apabila dari sekelompok ayam petelur menghasilkan telur yang kulitnya lebih gelap, maka akan menetas lebih baik dari yang berwarna lebih terang.
6. Kebersihan Kulit Telur
Telur yang kotor sebaiknya tidak ditetaskan, karena telur yang kotor biasanya daya tetasnya rendah. Bisa dibersihkan dengan menggunakan kertas semen (bila kotorannya ringan) atau dibersihkan dengan lap kain yang dicelup air hangat (temperatur 550 C) kemudian dikeringkan. Pada suatu saat telur yang dihasilkan perlu disimpan untuk beberapa hari karena dalam mesin tetas sudah penuh. Dalam kondisi seperti ini, telur jangan disimpan lebih dari satu atau dua minggu.
Telur optimal disimpan di suhu optimal maximal 7 hari (1 minggu) sebab jika lebih dari itu dapat menurunkan daya tetas.






Penanganan dalam penyimpanan Telur Tetas ;
a. Temperatur Penyimpanan.
Temperatur penyimpanan telur sebaiknya tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Bila temperatur lingkungan yang panas (>270 C) embryo akan berkembang, tetapi perkembangan itu tidak normal dan kebanyakan mati sebelum atau sesudah berada dalam mesin tetas. Sebaliknya bila disimpan pada temperatur yang terlalu dingin maka daya tetas akan menurun. Temperatur penyimpanan telur yang optimal yaitu sekitar 18,30 C bila telur disimpan tidak lebih dari 14 hari. Bila telur tetas akan disimpan lebih dari 14 hari, maka penyimpanan telur sekitar 10,50 C. Sebelum telur disimpan, harus difumigasi terlebih dahulu biasanya menggunakan KMnO4 dan formalin 40%.
b. Kelembaban Penyimpanan.
Selama dalam penyimpanan, dari bagian dalm telur akan terjadi penguapan yang menyebabkan rongga udara dalam telur menjadi besar. Untuk mencegah adanya penguapan ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kelembaban penyimpanan. Kelembaban penyimpanan telur yang baik yaitu sekitar 75 – 85%.
c. Lama penyimpanan.
Bila telur terlalu lama disimpan, maka daya tetas akan terus menurun. Oleh karena itu pada kondisi perusahaan biasanya telur ditetaskan dalam 2 kali per minggu. Dengan demikian telur yang dimasukkan ke dalam
mesin tetas adalah yang berumur 3 hari, 2 hari, dan satu hari. Menurut beberapa hasil penelitian, lama penyimpanan telur yang baik yaitu sekitar 1 – 4 hari.
d. Posisi Telur Selama Penyimpanan.
Telur sebaiknya ditempatkan pada egg tray dengan bagian tumpul diletakan sebelah atas. Hal ini untuk menjaga agar ruang udara dalam telur tetap berada diujung tumpul. Seperti diketahui bahwa ruang udara ini sangat diperlukan oleh embryo untuk perkembangannya. Bila letak diruang udara bergeser dari ujung tumpul, daya tetas telur akan menurun.
e. Pemutaran Telur selama Penyimpanan.
Bila telur disimpan lebih dari satu minggu, sebaiknya telur diputar dengan total pemutaran 900. Untuk telur-telur yang disimpan kurang dari satu minggu, pemutaran tidak diperlukan.

By : Wardan Sidiq, S.Pt.

Minggu, 18 Juli 2010

Potensi Urine Sebagai Pupuk Organik Cair (POC)

Potensi Urine Sebagai Pupuk Organik Cair (POC)
By : Wardan Sidiq, S.Pt.

Dewasa ini dunia pertanian dan peternakan banyak disematkan dengan istilah ”organik”. Limbah hasil ternak yang asalnya tidak terpakai dan terbuang sia-sia serta mencemari lingkungan. Kini juga ikut andil dalam pagelaran istilah organik tersebut. Limbah ternak yang berupa padat, cair dan gas semuanya kini mulai di manfaatkan oleh peternak baik skala kecil menengah sampai skala besar. Sehingga terciptalah istilah ”zero waste”.

Dengan adanya proses pengolahan, maka limbah hasil ternak dapat dkemas menjadi pupuk organik, yang memiliki keunggulan ganda selain bermanfaat bagi tumbuhan juga dapat memperbaiki unsur hara pada tanah yang tidak dimilki oleh pupuk kimia, sehingga kesuburan tanah bisa dijaga. Lebih lanjut melihat kondisi yang ada pada saat ini dimana melambungnya harga pupuk an-organic atau pupuk kimia pabrikan, maka limbah kandang merupakan satu peluang usaha tambahan yang memiliki nilai jual

Urine /kencing ternak sapi, kambing, domba kini mulai dimanfaatkan petani sebagai bahan organic untuk menyiram tanaman. Kunggulan penggunaan bio urine yaitu volume penggunaan lebih hemat dibandingkan pupuk organik padat serta aplikasinya lebih mudah karena dapat diberikan dengan penyemprotan atau penyiraman, serta dengan proses akan dapat ditingkatkan kandungan haranya (unsur Nitrogen). Hasil analisis terhadap proses pengayaan N menggunakan Azotobacter pada prosesing bio urine kambing menunjukkan terjadi peningkatan kandungan hara N dari 0,34% menjadi 0,89%.

Pertanian organik sedang berkembang dan memerlukan peningkatan pasokan pupuk organic diantaranya yang berpotensi dikembangan di Indonesia adalah pupuk organic padat (bio kultur) dan urine (bio urine).Oleh karenanya jika peternak bisa mengelola dan memanfaatkan limbah dari kencing sapi ini maka akan mendapatkan input dan keuntungan ganda dari peternakannya.

Peternak yang akan memanfaatkan urine menjadi bio-urine maka agar praktis dalam penampungannya diperlukan suatu saluran limbah yang dimodifikasi agar limbah padat sapi dan urine nya bias terpisah.

Khasiat pupuk organik cair dari limbah ternak ini, selain menyuburkan tanaman juga mampu menghalau hama. Sehingga tentunya berpotensi mempertebal keuntungan petani, karena biaya operasional perawatan tanaman menjadi lebih sedikit.

cara pembuatan pupuk cair dari limbah kambing mengutarakan perlakuan fermentasi yang dilakukan pada pembuatan pupuk cair mampu meningkatkan kandungan unsur-unsur hara. sebagai catatan pembuatan bio urine sama sekali tidak menggunakan pupuk kimia, bahan yang diperlukan untuk membuat fermentasi pupuk cair bio urine dengan skala kecil adalah sebagai berikut :
1. 1 (Satu) drum plastic urine dengan kapasitas 150 liter.
2.Tetes Tebu/Molasses 750 ml.
3. Empon-empon (Temulawak, Temuireng, Kunyit dll) 5kg.
4. Bacteri R Bacillus dan Azobacter sebagai starter fermenter 250 ml. Karena kesulitan serta tidak tahu belinya dimana bakteri tersebut, maka saya menggantinya dengan EM4 sebagai starter fermenter.
Bakteri EM4 dan Molases dilarutkan dalam air jernih sebanyak 10 liter kemudian dituangkan ke dalam drum urine, empon-empon dihancurkan dan dimasukan ke dalam drum. Setelah tercampur antara urine dan bahan-bahan tersebut kemudian urine diaduk sampai rata selama 15 menit, kemudian drum plastic ditutup rapat. Lakukan pengadukan setiap hari selama 15 menit dan kemudian drum ditutup rapat kembali selama tujuh hari.
Setelah tujuh hari urine dipompa dengan menggunakan pompa yang biasa digunakan pada aquarium dan dilewatkan melalui talang plastik dengan panjang 2m yang dibuat seperti tangga selama 3 jam, tujuan proses ini untuk penipisan atau menguapkan kandungan gas ammonia, agar tidak berbahaya bagi tanaman yang akan dberi pupuk bio urine tersebut. Kemudian pupuk cair ini siap digunakan.

Untuk aplikasi pupuk cair ini bisa digunakan dengan cara disiramkan dan atau disemprotkan, kondisi tanah sebelum tanam diolah terlebih dahulu dengan menggunakan kotoran kambing. Berikut cara pemakaian bio urine:
1. Untuk tanaman semusim & rumput campur bio urine + air dengan perbandingan 1:2
King Grass : Pemakaian dengan disiramkan setiap setelah rumput diarit.
Jagung, Ubi, Singkong, Cabe dll : Pemakaian dengan disiramkan dan
disemprotkan 2 minggu sekali
2. Untuk tanaman industri dengan asumsi tanamannya baru ditanam dengan ketinggian
rata-rata 80 cm, campur bio urine + air dengan perbandingan 1:1.
Sengon(Albasia), Turi, Mahoni, Nangka, Gamal dll : Pemakaian dengan cara disiram
dan disemprotkan 2 minggu sekali.
3. Untuk bibit Karet dan Sawit (tanaman perkebunan ) camur bio urine + air dengan
perbandingan 1:1, disemprotkan 2 minggu sekali

Sabtu, 17 Juli 2010

Kunci Sukses Mengawali Bisnis

sukses bisnis Dalam membangun usaha ada 2 Konsekwuensi yang harus dihadapi UTUNG atau RUGI . Yang terpenting adalah langkah bagaimana caranya memperkecil potensi kerugian . Menurut Wulan Ayodya , pengelola lembaga pelatihan kewirausahaan UKMKU , Jakarta . Ada beberapa langkah untuk memperkecil potensi kerugian sebelum memulai usaha kecil menengah :

1. PENETUAN JENIS USAHA

Pilih jenis usaha yang didasarkan pada hoby atau kesenangan , kalau mengalami kendala kalo sudah hoby ya biasanya lebih tekun karena dasarnya cinta / senang. Selain itu perlu didukung ilmu dan keahlian . Berwirausaha ibarat main game , Uang adalah : SKOR , yang penting kemahiran bermain . Semakin mahir ..ya SKOR akan makin tinggi .

2. BUAT PERENCANAAN

Biasanya konsep usaha yang tidak jelas berdampak pada pembengkakan atau pemborosan . Rencana ini mencakup : pilihan produk / jasa yang akan dijual, lokasi usaha dan apa saja kebutuhannya . Tentukan modal dan mangement keuangannya . Jadi harus mengetahui alur produksi usaha tersebut .

3. LAKUKAN SURVEY

Survey bertujuan untuk mendapat kebutuhan usaha yang paling tepat , murah dan effisien . Yang perlu di survey antara lain : lokasi usaha , segment pasarnya , dan pesaing usaha .

4. BELANJA SESUAI RENCANA

Gunakan pedoman sesuai dengan rencana modal . Jangan beli peralatan yang mahal diawal , hal ini untuk membentuk podasi keuangan yang kuat dulu di tujuan awal bisnis . Sehingga resiko rugi besar juga bisa di tekan .

5. PERHATIKAN “4 P”

Apa itu 4 P : Product , Price , Place dan Promotion . Untuk product upayakan yang unik , aneh dan orang tertarik dan membeli product tersebut . Product harus berkualitas dan harga bersaing .

Ingat jangan latah meniru atau ikut – ikutan usaha orang lain yg sudah jalan / sukses , semua orang banyak berorientasi pada uang tanpa memikirkan kecintaan , keahlian dan pengalaman . Orang hanya berfikir SKOR , tidak memikirkan keahlian bermainnya . Jadi hindari jenis usaha yang sudah banyak di ambil orang sehingga potensi kegagalannya kecil .

refferensi :

majalah idebisnis

etika Wirausaha

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa dan janganlah kamu tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksanya.” (QS. Al-Maidah: 2)
Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah SWT suka kepada hamba yang berkarya dan terampil. Barang siapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya, maka dia serupa dengan seorang mujahid fisabilillah.” (HR.Imam Ahmad)
Rasul adalah seorang entrepreunership atau wirausahawan. Mulai usia 8 tahun 2 bulan sudah mulai menggembalakan kambing. Pada usia 12 tahun berdagang sebagai kafilah ke negeri Syiria dan pada usia 25 tahun Rasul menikahi Khadijah dengan mahar 20 ekor unta muda. Ini menunjukan bahwa Rasul merupakan seorang wirausahawan yang sukses.

Jiwa wirausaha harus benar-benar ditanamkan dari kecil, karena kalau tidak maka potensi apapun tidak bisa dibuat menjadi manfaat. Prinsip dari wirausahawan adalah memanfaatkan segala macam benda menjadi bermanfaat. Tidak ada kegagalan dalam berusaha, yang gagal yaitu yang tidak pernah mencoba berusaha.
Gagal merupakan informasi menuju sukses, keuntungan bukan hanya untung untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Kredibilitas diri kita adalah modal utama dalam berwira usaha, dengan menahan diri untuk tidak menikmati kebahagiaan orang lain sebagai keberuntungan kita. Jual beli bukan hanya transaksi uang dan barang, tapi jual beli harus dijadikan amal soleh yaitu dengan niat dan cara yang benar.
Uang yang tidak barokah tidak akan dapat memberi ketenangan, walau sebanyak apapun akan tetap kekurangan dan akan membuat kita hina. Berjualan dengan akhlak yang mulia, pembeli tidak hanya mendapat fasilitas dan tidak hanya mendapatkan barang tapi juga melihat kemuliaan akhlak seorang penjual.

Etika Berwirausaha
K.H. Abdullah Gymnastiar

Kamis, 15 Juli 2010

Tujuh Plasma Nutfah Kambing Lokal Indonesia
(naskah ini disalin sesuai aslinya untuk kemudahan navigasi)
(sumber : SINAR TANI Edisi 25 April - 1 Mei 2007)
Balai Penelitian Ternak Ciawi sudah memulai mengkarakterisasi kambing Kosta
(tahun 1995) dan Gembrong (tahun 1997) serta dilanjutkan oleh Loka Penelitian
Kambing Potong Sei Putih pada tahun 2000-2006 untuk penelitian/karakterisasi
kambing Marica (Sulawesi Selatan), kambing Muara (Kabupaten Tapanuli Utara-
Propinsi Sumatera Utara) dan kambing Samosir (Kabupaten Samosir- Propinsi
Sumatera Utara).
Sampai saat ini sudah 7 bangsa kambing yang sudah dikarakterisasi
karakteristik penotipenya, dan akan dilanjutkan untuk melaksanakan penelitian di
beberapa daerah lain lagi (seperti kambing Benggala- Propinsi Nusa Tenggara
Timur, Kambing Wetar- Propinsi Maluku).
Diperkirakan masih banyak lagi bangsa kambing lokal Indonesia yang belum
dapat dikarakterisasi dan sebagian mungkin sudah hampir punah atau jumlah
populasinya sudah mendekati punah padahal kita belum sempat mengekplorasi
potensi keragaman genetiknya untuk dimanfaatkan sebagai sumber peningkatan
mutu genetik kambing di Indonesia.

1. KAMBING MARICA

Kambing Marica yang terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan merupakan salah
satu genotipe kambing asli Indonesia yang menurut laporan FAO sudah termasuk
kategori langka dan hampir punah (endargement). Daerah populasi kambing Marica
dijumpai di sekitar Kabupaten Maros, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sopeng dan
daerah Makassar di Propinsi Sulawesi Selatan.
Kambing Marica punya potensi genetik yang mampu beradaptasi baik di daerah
agro-ekosistem lahan kering, dimana curah hujan sepanjang tahun sangat rendah.
Kambing Marica dapat bertahan hidup pada musim kemarau walau hanya memakan
rumput-rumput kering di daerah tanah berbatu-batu.
Ciri yang paling khas pada kambing ini adalah telinganya tegak dan relatif kecil
pendek dibanding telinga kambing kacang. Tanduk pendek dan kecil serta kelihatan
lincah dan agresif.

2. KAMBING SAMOSIR

Berdasarkan sejarahnya kambing ini dipelihara penduduk setempat secara
turun temurun di Pulau Samosir, di tengah Danau Toba, Kabupaten Samosir,
Provinsi Sumatera Utara. Kambing Samosir pada mulanya digunakan untuk bahan
upacara persembahan pada acara keagamaan salah satu aliran kepercayaan
aninisme
(Parmalim) oleh penduduk setempat. Kambing yang dipersembahkan harus
yang berwama putih, maka secara alami penduduk setempat sudah selektif untuk
memelihara kambing mereka mengutamakan yang berwarna putih.
Kambing Samosir ini bisa menyesuaikan diri dengan kondisi ekosistem lahan
kering dan berbatu-batu, walaupun pada musim kemarau biasanya rumput sangat
sulit dan kering. Kondisi pulau Samosir yang topografinya berbukit, ternyata kambing
ini dapat beradaptasi dan berkembang biak dengan baik.

3. KAMBING MUARA

Kambing Muara dijumpai di daerah Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli
Utara di Propinsi Sumatera Utara. Dari segi penampilannya kambing ini nampak
gagah, tubuhnya kompak dan sebaran warna bulu bervariasi antara warna bulu
coklat kemerahan, putih dan ada juga berwarna bulu hitam. Bobot kambing Muara
ini lebih besar dari pada kambing Kacang dan kelihatan prolifik.
Kambing Muara ini sering juga beranak dua sampai empat sekelahiran (prolifik).
Walaupun anaknya empat ternyata dapat hidup sampai besar walaupun tanpa pakai
susu tambahan dan pakan tambahan tetapi penampilan anak cukup sehat, tidak
terlalu jauh berbeda dengan penampilan anak tunggal saat dilahirkan. Hal ini diduga
disebabkan oleh produksi susu kambing relatif baik untuk kebutuhan anak kambing
4 ekor.

4. KAMBING KOSTA

Lokasi penyebaran kambing Kosta ada di sekitar Jakarta dan Propinsi Banten.
Kambing ini dilaporkan mempunyai bentuk tubuh sedang, hidung rata dan kadangkadang
ada yang melengkung, tanduk pendek, bulu pendek. Kambing ini diduga
terbentuk berasal dari persilangan kambing Kacang dan kambing Khasmir (kambing
impor).
Hasil pengamatan, ternyata sebaran warna dari kambing Kosta ini adalah coklat
tua sampai hitam. Dengan presentase terbanyak hitam (61 %), coklat tua (20%),
coklat muda (10,2%), coklat merah (5,8%), dan abu-abu (3,4%). Pola warna tubuh
umumnya terdiri dari 2 warna, dan bagian yang belang didominasi oleh warna putih.

5. KAMBING GEMBRONG

Asal kambing Gembrong terdapat di daerah kawasan Timur Pulau Bali terutama
di Kabupaten Karangasem. Ciri khas dari kambing ini adalah berbulu panjang.
Panjang bulu sekitar berkisar 15-25 cm, bahkan rambut pada bagian kepala sampai
menutupi muka dan telinga. Rambut panjang terdapat pada kambing jantan,
sedangkan kambing Gembrong betina berbulu pendek berkisar 2-3 cm.
Warna tubuh dominan kambing Gembrong pada umumnya putih (61,5%)
sebahagian berwarna coklat muda (23,08%) dan coklat (15,38%). Pola warna tubuh
umumnya adalah satu warna sekitar 69,23% dan sisanya terdiri dari dua warna
15,38% dan tiga warna 15,38%. Rataan litter size kambing Gembrong adalah 1,25.
Rataan bobot lahir tunggal 2 kg dan kembar dua 1,5 kg. Tingkat kematian prasapih
20%.

6. KAMBING PERANAKAN ETTAWAH (ETTAWAH)

Peranakan Ettawa (PE) merupakan hasil persilangan antara kambing Ettawa
(asal India) dengan kambing Kacang, yang penampilannya mirip Ettawa tetapi lebih
kecil. Kambing PE tipe dwiguna yaitu sebagai penghasil daging dan susu (perah).
Peranakan yang penampilannya mirip Kacang disebut Bligon atau Jawa randu, yang
merupakan tipe pedaging.
Ciri khas kambing PE antara lain; bentuk muka cembung melengkung dan dagu
berjanggut, terdapat gelambir di bawah leher yang tumbuh berasal dari sudut
janggut, telinga panjang, lembek menggantung dan ujungnya agak berlipat, ujung
tanduk agak melengkung, tubuh tinggi, pipih, bentuk garis punggung mengombak ke
belakang, bulu tumbuh panjang di bagian leher, pundak, punggung dan paha, bulu
paha panjang dan tebal.

7. KAMBING KACANG

Kambing Kacang merupakan kambing asli Indonesia juga didapati di Malaysia
dan Philipina. Kambing Kacang sangat cepat berkembang biak, pada umur 15-18
bulan sudah bisa menghasilkan keturunan.
Kambing ini cocok sebagai pengasil daging dan kulit dan bersifat prolifik,
sifatnya lincah, tahan terhadap berbagai kondisi dan mampu beradaptasi dengan
baik di berbagai lingkungan yang berbeda termasuk dalam kondisi pemeliharaan
yang sangat sederhana

PENUTUP
Dari tujuh bangsa ternak kambing lokal Indonesia yang telah dikarakterisasi
yang ternasuk kategori besar adalah kambing Peranakan Ettawa (PE) dan kambing
Muara, kambing kategori sedang adalah kambing Kosta, Gembrong dan kategori
kecil adalah kambing Kacang, kambing Samosir dan kambing Marica.
Untuk menghindari beberapa jenis/bangsa kambing lokal Indonesia yang
semakin habis atau punah maka sangat diharapkan partisipasi Pemerintah Daerah,
Lembaga Swadaya Masyarakat, Lembaga Penelitian dan Universitas serta lembaga
lain untuk berupaya melakukan pelestarian dan eksplorasi potensi genetik Plasma
Nutfah Kambing lokal Indonesia.

Sabtu, 22 Mei 2010

Ciri-Ciri Kambing Peranakan Etawah


Ciri-ciri Kambing Peranakan Ettawa (PE)
1. Badan besar
2. Tinggi gumba jantan 90-110 cm betina 70-90 cm
3. Berat hidup jantan 65-90 kg, betina 45-70 kg
4. Panjang badan jantan 85-105 cm, betina 65-85 cm
5. Kepala tegak, garis profil melengkung
6. Jantan dan betina tanduk mengarah ke belakang
7. Telinga lebar menggantung panjang serta melipat pa da ujungnya. Panjang jantan 25-41 cm betina 8-14 cm
8. Ambing berkembang baik, puting susu besar dan panjang, produksi susu setelah melahirkan 0,5-1 liter/hari
9. Pada jantan lingkar testis bisa mencapai 23 cm
10. Warna bulu bervariasi antar hitam, putih, coklat kekuningan atau kombinasi keduanya
11. Paha kaki belakang berbulu lebat dan panjang baik pada jantan atau betina
12. Produksi susu 0,5-1/hari